15 Februari 2012

Galau, Tren atau Pembelajaran

Galau sebuah kata yang sering gw dengar akhir akhir ini, nggak di kampus, kosan, bahkan di tweet dan wall pun bertebaran kata ini. Ada apa sih sama anak muda jaman sekarang? Apakah mereka  begitu labilnya. Untuk mencari jawaban itu mari kita selidiki apakah "Galau" itu. Kalau menurut gw sih galau itu perasaan campur aduk yang disertai oleh banyak emosi. Contohnya nih, galau karena suka ama cewe, atau galau nggak bisa ngerjain uts, galau karena jarang smsan sama pacar yang jauh diluar kota. Jangan salah contoh-contoh tadi bukan pengalaman pribadi gw, tapi hanya sebagian testimoni dari sohib-sohib gw aja. Gw juga sebenarnya sering juga sih ngerasain galau, tapi hari ini mungkin galau terbesar dalam hidup gw. I feel useless sob, bukan apa-apa cuma hari ini tuh gw ngerasa nggak guna banget buat orang lain. Mulai dari nggak bisa ngerjain uts tadi siang, ngerasa bersalah ama orang tua, bikin sebel temen gw, dll. Dan hari ini gw ngerasa gw belom pernah ngelakuin satu hal pun yang bermanfaat bagi orang lain. Kuliah berantakan dan nggak mampu bikin orang tua bangga sob. Gw nggak tau harus gimana nemuin orang tua ntar waktu liburan. Mungkin ini emang salah gw sih, gw sering skip kelas, jarang merhatiin dosen, dan terlalu sibuk dengan hal-hal non kuliah. Mungkin harus gw inget lagi apa tujuan gw disini, KULIAH. Dan/Atau melakukan hal yang terbaik buat orang di sekitar lo, dengan cara lo sendiri. Everyone have their own rhythm atau kalau temen gw bilang "ada keunikan dalam diri masing-masing"

Buat lo semua yang lagi ngerasa galau sekarang, coba dipikirkan lagi apakah hal yang membuat lo galau sekrang tuh begitu penting dalam hidup lo. Atau masih ada hal-hal yang lebih penting lainnya. Post ini gw buat sebagai rasa terima-kasih pada semua sohib gw yang entah sengaja atau tidak sengaja mengingatkan gw pada  tujuan gw disini. Dan gw berjanji pada mereka gw akan berusaha menjadi lebih baik dari sekarang

09 November 2011

Best Treasure

Sebenarnya apa sih yang kalian cari dalam hidup ini? Kesuksesan, kekayaan, jabatan, IPK, apakah itu yang kalian cari? Mungkin sebagian orang menyetujui untuk menjadikan hal-hal diatas sebagai tujuan hidup. Tapi sebagian yang lain belum tentu setuju. Sebagai seorang mahasiswa yang dipaksa berpikir kritis, sebenarnya saya juga masih dalam tahap pencarian tentang tujuan hidup yang tepat. Saya selalu saja dipertemukan dengan tujuan-tujuan hidup yang semu seperti IPK bagus, beasiswa, prestasi, pekerjaan yang layak, hidup yang mapan dll. Hal-hal tadi bisa dianggap hal-hal yang membawa kebahagiaan. Tapi akankah kebahagiaan itu bertahan lama? tentu tidak, prestasi atau IPK pasti akan terlupakan seiring berjalannya waktu. Pekerjaan yang layak pasti juga membawa kejenuhan nantinya. Lalu apa kebahagian yang seharusnya kita jadikan tujuan? Satu hal, dengan siapa kalian merasakan kebahagiaan tadi. Saat kalian bersama sahabat kalian waktu berjalan lambat dan semua hal terasa menyenangkan. Dan apa yang kalian lakukan pasti akan menjadi harta yang paling berharga.




Bersenang-senanglah
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua



Hidup bukanlah tentang kesenangan dan penderitaan yang kalian dapatkan,
tapi dengan siapa kalian merasakan kesenanga dan penderitaan itu